Saat Sakaratul Maut Menjelang di Ta'lim di Masjid Kampus Unhas

Ingat jauh kelubuk hati kita detik-detik kematian.
Itulah waktu yang paling berbahaya, setelah itu adalah  awal perpidahan alam yang belum pernah dibayangkan. Tidak ada yang pernah datang ke situ kemudian kembali lagi untuk mengabarkan. Namun pernah dikenalkan ciri-cirinya, saat malaikat maut datang menjemput kita. Bermacam peristiwa yang belum pernah dibayangkan, belum pernah terjadi dialam dunia, yang ghoid jadi nampak. Sikasa kubur, nikmat kubur akan menjadi nampak jelas. Detik detik menjelang kematian akan melihat malaikat, dari malaikat itu akan ada panggilan dari Allah yang penuh kenikmatan atau berita yang buruk. Malaikat ridwan dari berita kenikmatan atau berita keburukan dengan siksa yang tiada henti.
Bila jiwa itu muslim, dia akan memanggil dengan lembut, keluarlah dan menuju ke yang baik. Bila jiwa itu munafik dan kafir, maka malaikat akan dengan kasar memaksa jiwa itu keluar, hai jiwa yang buruk keluarlah.
Manusia sekiranya yang memiliki harta segunung, dia akan menginfakkan agar dapat memperoleh kenikmatan dari Allah, karena itulah kenikmatan Allah. Dia dapat memperoleh manfaat yabg baik dari harta yang dimilikinya itu. Az-Zumar:47.
Seluruh harta benda yang dikumpulkan dengan susah payah itu, dijaga, yang diusahakan, semua harta yang dibanggakan, semua keluarga, anak istri dan karyawan akan dipandangi dengan keluh kesah saat malaikat maut mendatangi. Karena itu akan dia tinggalkan, semua yang diusahakan itu dengan susah payah itu tidak akan didapat manfaat. Harta yang dikumpulkan itu yang sebelumnya eia menjadi optimis dan beraharap materi itu adalah sumber kebahagiaan, padshal bukan itu. Saat detik-detik kematian itu hanya satu yang diingankan manusia, yang diimpikan itu adalah amal shaleh. Jika dia mempersiapkan amal shaleh itu dijaga dari noda kesyirikan dan penyakit hati maka dia akam menerima panggilan lembut dari Rabnya. Jika tidak ada bekalnya yang dipersiapkan maka dia akan celaka. Malaikat akan memanggilnya dengan kasar.
Banyaknya mayat tidak menjadi tanda, kuburan tidak menjadi tanda, rumah sakit yang tidak sepi dari penyakit ringan sampai berat. Baca surah  Al Haqqah. Mereka mengatakan wahai kematian itu memutuskan segala sesuatu menghancurkan mimpi budak dunia, maka Allah tidak akan memeberi manfaat baginya.
Tidak akan ada manfaat jika taubat jika sudah nyama telah menyesak ditenggorokan. Tidak ada gunanya.
Orang yang mengalami kematian agak susah jika dia mengingkari kehidupan akhirat, suka berbuat maksiat, bida'ah ataupun munafik. Mintalah dalam shalat itu jalan yang lurus (Al-Fatihah).
Sakarat akan datang, malaikat akan membentak-bentak. Jika tidak meyakini , menyangka dirinya dialah yang benar, menolak Al Quran sebagai kitab suci dengan petunjuknya yang benar.
Seluruh perkara yang akan dihisab. Al Kahfi , ayat 103-104.
Bagi seorang mukmin umur itu sangat berharga, kematian itu tidak memandang umur. Detik kematian menjadi sangat oenting dan menjadi penentu, apakah mendapat kenikmatan yang tiada habisnya atau penderitaan yang tiada putusnya.
Kita tidak akan tahu berapa lama kita di alam kubur, namun di dunia ini kita bisa prediksi hanya sekitar umur 60an tahun. Umur produktif, hanya kurang dari itu.
Waktu yang sangat berharga maka manfaatkan waktu itu.
Bandingkan lamanya kita berdiri di padang masyhar. Dimana matahari akan didekatkan sejauh 1 mil, dan kisahkan manusia yang telanjang tidak akan saling memperhatikan karena kondisi yang begitu kacau itu. 50 ribu tahun lamanya akan berdiri menunggu hisab.
Umur yang tersisa manfaatkan untuk saqt berdiri di padang masyar itu.
7 golongan yang akan diberi naungan saat tidak ada naungan selainya, salah satunya itu adalah pemuda yang terpaut hatinya pada masjid.
Tidak akan ada artinya kelelahan , kepedihan dan kekurangan di dunia ini akan terlupakan setelah satu celupan di syurga nanti, sebaliknya yang senantiasa mendapat kenikmatan hidup di dunia ini akan hilang setelah mendapat satu kali celupan di neraka sebagaimana dari hadits Anas Bin Malik.
Barangsiapa meningglakan karena Allah maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik yaitu jannah.
Hidup yang pendek menjadi peluang bagi kita, karena ditentukan perjalanan hidup kita di dunia ini. Keselamatan tidak diraih dari panjang dan pendeknya hidup, yang ada yaitu manfaat hidup itu sedetik ataupun sedikit.
Suatu saat kita akan berpisah dengan dunia ini, maka persiapkanlah bekal karena merupakan perjalanan yang panjang bagi kita. " Anak cucuk adam banyak beebuat dosa, namun sebaik-baik adalah orang yang suka bertaubat.
Selama pintu masih terbuka, maka manfaatkanlah itu. Allah sangat gembira dengan taubatnya kita. Jangan menunda sampai malaikat maut sudah ada disamping kita. Yang dimana itu tidak ada lagi taubat yang diterima. 
Beranikah kita berdiri dihadapanya Allah jika maksiat masih terus dikerjakan?Dimana kita mau berdiri jika masih maksiat jadi jalan hidup, bukankah hidup yang ada di dunia ini adalah miliknya.
1.Lekas Bertaubat, manfaatkan waktu yang tersisa karena tidak ada yang tahu dimana dan kapan dia meninggal.
2. Siksa skaratul maut itu adalah berat. Yang bertaubat adalah yang cerdas.
3. Menunda taubat adalah dosa.

0 Comment "Saat Sakaratul Maut Menjelang di Ta'lim di Masjid Kampus Unhas "

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca...!!!

Thank you for your comments