Khutbah Jumat : Tegakkan Harga Diri

Khutbah Seragam Jumat Berkah

Oleh : Ust Ikhwan Jalil Lc MHI.

     Tegakkan Harga Diri

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ اَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ)
(يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا)
(يأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا)
أَمَّا بَعْدُ،
فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم وَشَرَّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ .

Jamaah Jumat A'azzakumullah,

Semoga Allah memuliakan seluruh kaum muslimin dimanapun mereka berada ....

     Negeri ini adalah karunia Allah yang teramat indah.Kekayaan  alamnya melimpah ruah , masya Allah .

    Silih berganti penjajah kafir pernah menjajah negeri ini , namun atas berkat rahmat Allah serta kepahlawanan para mujahid dan syuhada , semua penjajah itu akhirnya terusir dari negeri Islam yang berberkah ini, walau perjuangan itu harus ditebus dengan air mata berpeluh darah.
       Ingatlah ketika Sultan Baabullah dari Ternate dengan perwira mengusir Portugis dari bumi maluku , tanpa aniyaya , tanpa kecurangsn dan kezaliman .

   

Ingatlah kepahlawanan sang ulama perwira Imam Bonjol dari tanah Sumatera yang berdarah- darah dengan pasukan paderinya menghadapi Belanda ,

      Ingatlah Pageran Diponegoro , seorang bangsawan santri yang rela hidup menderita memimpin pasukan dari gua ke gua , dari hutan ke hutan demi perjuangan melawan kafir Belanda ,,,,

     Ingatlah tentang Sultan Hasanuddin , ayam jantan dari Timur ,,, panglima sejati hingga akhir hayatnya ,,,

Dan sederet nama yang teramat panjang akan para syuhada dan mujahid Nusantara rahimahullah ,,,
    Semangat dan spririt jihad merekalah yang kita warisi hingga kita harus siap umtuk terjem ke gelanggang jika ada anasir - anasir kekufuran dan keangkara murkaan baik internal maupun eksternal yang hendak kembali menjajah negeri tercinta ini ...

Allahu Akbar
من المؤمنين رجال صدقوا ما عاهدوا الله عليه فمنهم من قضى نحبه ومنهم من ينتظر وما بدلوا تبديلا

"Di antara orang-orang mu'min itu ada orang-orang yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikitpun tidak merubah (janjinya). "
(Qs. Al Ahzab, 33: 23)

       Dengan berbagai cara , kekuatan- kekuatan kufur selalu hendak kembali menancapkan kukunya di negeri muslim nan permai ini. Wallahul Musta'an

     Saat taring- taring penjajah itu semakin nyata terlihat , dan lisan busuknya semakin terjulur menjijikkan ,bahkan telah berani menistakan ayat- ayat suci , maka semakin yakinlah kita akan kebenaran ayat- ayat itu sendiri , firman  Allah Ta'ala:

لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ
الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ

"Mereka tidak pernah berhenti membuat kesengsaraan bagi kalian dan mereka menginginkan kesusahan kalian. Telah nampak kebencian yang sangat dari mulut-mulut mereka, dan apa [kebencian] yang disembunyikan di dalam hati mereka lebih besar lagi." (QS. Ali Imran [3]: 118)

     Islam bukan agama kebencian , kecuali terhadap kezaliman dan kesewenang - wenangan, dan tidak ada kezaliman yang lebih keji daripada penistaan terhadap ayat- ayat Allah ,

      Apa yang terjadi hari- hari terakhir ini berupa gelombang protes umat yang terus bergulir, bahkan terus membahana atas kelakuan Gubernur Jakarta yang telah merendahkan ayat al Quran dan Ulama , semua ini adalah bukti bahwa kita masih ada , dan iman masih ada pada diri kita insya Allah , maka teruslah suarakan kebenaran ini , teruslah gelorakan perlawanan atas kezaliman ini....

    Tiada arti hidup ini
    Saat ayat-ayat suci
    dinista sang pembenci
     Lalu hanya berdiam diri

     Bangkitlah wahai anak     
     negeri
     Tegakkan harga diri
     Juallah nyawamu pada Ilahi 
     Rabbi
     Kan kau dapatkan sang   
     bidadari
    
     Jangan lagi kau peduli
     Pada orang tak punya hati
     Yang telah menjual diri
      Pada kafir pemakan babi
     

أَوْثَقُ عُرَى اْلإِيْمَانِ اَلْمُوَالاَةُ فِي اللهِ وَالْمُعَادَاةُ فِي اللهِ وَالْحُبُّ فِي اللهِ وَالْبُغْضُ فِي اللهِ

Tali iman yang paling kuat6 adalah saling berkasih-sayang karena Allah, memusuhi karena Allah, mencintai karena Allah dan membenci karena Allah .( HR. At Thabarany)

     Kelembutan takdir Allah , bahwa peristiwa ini akhirnya mengungkap siapa kawan sejati dan siapa pengkhianat jahat yang rela menjual agamanya membela kekufuran demi mendapatkan dunia tang hina , semoga Allah melindungi kita dari perilaku nista seperti ini.
     
Kaum Muslimin , rahimakumullah
       Dengan penuh tawakkal kepada Allah Ta'ala , mari kita bahu-membahu bebaskan kota Jakarta dari kezaliman , dari pemicu konflik dan angkara murka, bebaskan kota yang  dahulu telah direbut dan oleh Fatahillah dari cengkraman orang-orang kafir Portugis ,,,,

Kaum muslimin a'aanakumullah , semoga Allah segerakan pertolongannya .

     Perjuangan ini adalah perjuangan yang suci maka jangan kotori dengan perilaku yang tidak beretika dan berakhlak , mari tunjukkan bahwa kita umat Islam pewaris sejati negeri ini adalah umat yang beradab dan berakhlak.

     Kepada para pemimpin negeri yang terhormat , hukumlah pembuat gaduh ini , sebelum hukum Allah mengambil caranya sendiri .

أقول قولي هذا و أستغفر الله لي و لكم من كل ذنب...

0 Comment "Khutbah Jumat : Tegakkan Harga Diri"

Posting Komentar

Terima kasih telah membaca...!!!

Thank you for your comments